Keunggulan Telegram dibanding Aplikasi Messenger lain

Keunggulan Telegram
Sebelum membahas keunggulan Telegram, mari simak sekilas tentang Telegram..

Siapa yang tak kenal dengan aplikasi messenger yang satu ini. Telegram merupakan aplikasi messenger multi platform yang dirilis pada bulan Agustus 2013.

Platform yang di support diantaranya: Android, iOS, Windows Phone, Windows, Mac OS, serta Linux.

Telegram diluncurkan oleh dua bersaudara yaitu Nikolai dan Pavel Durov, pendiri VK: jejaring sosial terbesar di Rusia.

Telegram Messenger LLP sendiri merupakan perusahaan nirlaba independen yang berbasis di Berlin, Jerman, dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan VK.

Nikolai membuat protokol baru untuk aplikasi messenger ini (MTProto), sedangkan Pavel menyediakan dukungan finansial serta infrastruktur melalui dana dari jejaring sosial milik mereka.

Masih ingatkah? Pada 14 Juli 2017, pemerintah Indonesia melalui Kemkominfo memblokir DNS Telegram dengan alasan banyaknya propaganda, radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, dan hal lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Saya sendiri merupakan salah satu orang yang mendukung dan menandatangani petisi pembatalan blokir aplikasi Telegram, tepatnya tanggal 16 Juli 2017.

petisi batalkan blokir Telegram

Menurut saya pemblokiran tersebut bukanlah langkah yang tepat, ibaratnya ada orang yang membunuh menggunakan pisau dapur.

Lalu penggunaan pisau dapur dilarang untuk semua orang tanpa memperhatikan manfaat positifnya, kan sangat tidak adil.

Ah, sudahlah! Semua itu sudah berlalu, jangan kita bahas lagi..

Telegram juga merupakan langkah awal saya bermigrasi menggunakan sistem operasi Linux – Januari 2016, karena rasa penasaran terhadap fitur Telegram-cli (Command Line Interface).

Telegram-cli merupakan akun Telegram khusus yang di desain untuk dapat menjalankan fungsi robot (automate) sebelum diluncurkan nya fitur Telegram bot API.

…Anda sudah punya akun Telegram? Jika belum silahkan unduh pada aplikasi store masing-masing atau melalui alamat web resmi nya.

Berikut beberapa keunggulan Telegram

#1 Berbasis Cloud

Artinya Telegram bisa dibuka sekaligus secara bersamaan di beberapa perangkat, tidak seperti pesaingnya, sebut saja WhatsApp yang mengharuskan tetap terhubung dengan smartphone ketika menggunakan fitur WhatsApp web.

Tentunya hal ini memberikan kenyamanan tersendiri, misalnya ketika dalam kondisi smartphone lowbat, tertinggal ataupun lainnya. Dengan catatan: kita telah melakukan login sebelumnya sehingga tidak perlu lagi memasukan kode keamanan.

Karena berbasis cloud, maka:

  1. “All media will stay on Telegram cloud and can be re-downloaded if you need it again”. Semua file dan media tersimpan di Telegram cloud, jadi kita masih bisa mengaksesnya sekalipun kita telah menghapusnya pada perangkat yang digunakan.
  2. Tidak perlu khawatir kehilangan pesan penting atau history chat, misalnya sewaktu ganti handphone, rusak bahkan hilang. Cukup login ulang dengan nomor handphone yang terdaftar sebelumnya dan semua kembali seperti sedia kala.
  3. Performa lebih cepat, karena berbasis cloud maka sistem kerja Telegram ini “cached”, artinya tidak perlu mendownload data-data pesan atau percakapan.

#2 Mengutamakan Privasi

Enggan membagi nomor handphone karena masalah privasi?

Jika ya, dengan Telegram kita bisa mengirimkan pesan tanpa harus saling berbagi dan menyimpan nomor handphone.

Namun perlu diperhatikan, tetaplah jaga sikap layaknya makhluk sosial yang memiliki sopan santun.

Dalam Telegram terdapat fitur: “report as spam”, jika banyak orang yang kita kirimi pesan melakukan report as spam karena tidak kenal atau karena sikap kita yang kurang sopan, konsekuensinya adalah tidak bisa mengirim pesan Telegram baik private message ataupun group, terlebih pada public supergroup.

Bahkan bisa saja akun di-banned selamanya oleh pihak Telegram, jika terus melakukan kesalahan-kesalahan seperti yang dijelaskan diatas. So, don’t be a spammer!

Telegram sangat melindungi privasi berbeda dengan pesaingnya, masih ingat kan? dulu sempat beredar informasi bahwa data pengguna WhatsApp akan di-share ke Facebook lengkap dengan petunjuk untuk mencegah hal tersebut. Hmm…

#3 Keamanan

Seperti disebutkan diatas, untuk menjamin keamaan saat berlangsungnya percakapan, Telegram menggunakan protokol MTProto.

Protokol MTProto tersebut tidak hanya menjamin keamanan, namun algoritmanya juga sudah teruji untuk menjamin pengiriman yang cepat dan bisa diandalkan meskipun dengan koneksi internet yang kurang bagus.

Algoritma protokol keamanan ini terus dikembangkan oleh Telegram bersama dengan komunitas open source untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Telegram juga menyediakan fitur end-to-end encryption bagi pengguna yang menginginkan tingkat keamanan yang lebih tinggi. Hanya saja fitur ini tidak diaktifkan secara default. Pengguna yang ingin memanfaatkannya harus menggunakan bantuan secret chat.

Dengan menggunakan secret chat, tidak ada jejak pembicaraan yang tertinggal di server Telegram. Isi pembicaraan hanya bisa dilihat langsung pada perangkat yang digunakan.

Secret chat juga tidak membolehkan pesan diteruskan (forward) ke pihak lain dan bahkan bisa hilang dengan sendirinya (self destruct).

Fitur secret chat Telegram mengingatkan kita pada film Mission Impossible yang tokohnya hampir selalu menerima pesan yang akan hancur sendiri setelah beberapa waktu tertentu ~ Info Komputer.
Secret chat Telegram mengingatkan pada film Mission Impossible: pesan hancur sendiri ~ Info Komputer Click To Tweet

Saat fitur self destruct diaktifkan, pesan akan hilang dengan sendirinya (expired) sesuai waktu yang ditentukan. Pesan tersebut akan hilang baik di perangkat penerima maupun pengirim. Bila pesan berupa gambar, waktu self destruct yang diberikan adalah maksimal satu menit.

Selain itu, jika ada pihak yang mengambil screenshot pada percakapan, baik penerima maupun pengirim pesan akan mendapatkan notifikasi. Hal ini tentunya menambah keunggulan Telegram.

Update: saat ini pengiriman media sudah mendukung fitur self destruct tanpa menggunakan secret chat.

Pihak Telegram mengklaim bahwa fitur enkripsi mereka hampir mustahil ditembus. Salah satu buktinya adalah mereka mengadakan kontes berhadiah senilai $300.000 bagi siapa pun yang berhasil membobol enkripsi Telegram. Saat ini kontes tersebut sudah berakhir tanpa pemenang.

Langkah Telegram yang menyediakan fitur end-to-end encryption ini lantas banyak diikuti oleh para pesaingnya. Salah satunya adalah WhatsApp, WhatsApp menerapkan fitur end-to-end encryption ini untuk semua percakapannya.

Mengapa Telegram tidak mengaktifkan fitur end-to-end encryption untuk semua percakapan? Ternyata mereka memiliki alasan tersendiri.

Meskipun tidak mengaktifkan end-to-end encryption secara default, Telegram menjamin isi percakapan tetap terenkripsi dan tersimpan di cloud server Telegram dalam keadaan terenkripsi.

Dengan menyimpannya di dalam cloud server Telegram, riwayat (history) percakapan mudah dilacak kembali dari perangkat apapun dengan menggunakan fasilitas pencarian.

#4 Open Source

Telegram itu gratis dan open source, artinya source code Telegram terbuka bagi siapa saja yang ingin mendistribusikan, merubah, ataupun membuat aplikasi Telegram lainnya dengan improvisasi fitur tersendiri.

Telegram open source

Lihat saja di luar sana banyak bermunculan aplikasi-aplikasi messenger yang dibangun dengan source code Telegram seperti Plus Messenger, Mobogram, Supergram dan masih banyak yang lainnya jika kita mengeksplorasi lebih lanjut.

Jika anda tertarik ingin membuatnya, silahkan buka alamatnya disini, dan pilih sesuai dengan platform yang diinginkan.

Oiya tak lupa, dokumentasi nya juga sangat lengkap. Jarang sekali kan aplikasi yang menyediakan informasi public terkait dapurnya.

#5 Bot

Bot merupakan kependekan nama dari robot, yakni akun yang dapat meng-handle pesan secara otomatis. Telegram menyediakan API dan protokol yang terbuka bagi siapa saja yang ingin mengembangkannya.

Fitur bot ini banyak dimanfaatkan oleh para developer baik perorangan maupun perusahaan.

Sebagaimana diketahui raksasa provider di Indonesia yaitu Telkomsel juga menggunakan fitur ini dengan meluncurkan bot yang dinamai Veronika. Selain itu salah satu Bank terbesar di Indonesia (Bank BRI) akhir-akhir ini juga meluncurkan bot yang dinamai SaBRIna.

Kelebihan Telegram - Bot

Meski fiturnya masih terbatas saat ini, namun apakah ini pertanda raksasa provider dan Bank BUMN di Indonesia sudah mulai mengganggap serius akan potensi Telegram? Kita lihat saja perkembangannya.

Tertarik untuk membuat bot Telegram? Banyak yang bertanya “Kalo mau buat bot Telegram apa harus bisa coding?”

Sebenarnya tidak harus, saya sendiri bukan orang yang mahir dalam hal coding.

Lalu bagaimana membuat bot Telegram tanpa menguasai bahasa pemrograman (coding)? Jika Anda telah lama di dunia Telegram pastinya mengenal namanya Manybot, yaitu bot pembuat bot. Yang perlu dilakukan hanya mem-follow bot tersebut dan memberikan TOKEN yang didapat dari BotFather. Cara mendapatkan TOKEN dapat dilihat disini.

[Baca juga: 2 Cara Membuat Bot Telegram (Coding dan Tanpa Coding)]

#6 Channel

Channel merupakan wadah atau saluran komunikasi satu arah. Kita tidak bisa mengirimkan pesan atau ikut berkomentar layaknya sebuah group.

Keunggulan Telegram - Channel

Bingung cari channel-channel terbaik di Telegram? Cukup follow Katalog Telegram dan dapatkan kabar terbaru tentang channel-channel maupun group terpilih di Telegram.

#7 SuperGroup

Keunggulan Telegram lainnya adalah supergroup. Punya banyak komunitas, namun terkendala masalah limitasi member pada group? “Yuk migrasi ke Telegram!”

Terhitung mulai tanggal 30 Januari 2018, Telegram resmi mengupgrade kapasitas supergroup menjadi 100.000 member. Wow amazing!

Dengan supergroup, kita dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Moderasi: kita dapat menentukan otoritas seorang member grup menjadi moderator atau administrator yang bisa menghapus pesan, pinned pesan, memblokir anggota grup dan lain-lain. Tentunya ini sangat membantu dalam hal menjaga grup agar tetap nyaman dan kondusif, terutama grup yang terbuka untuk publik (public supergorup)
  • Memberikan informasi melalui pinned message. Pinned message adalah menyematkan pesan dibawah halaman informasi group atau diatas halaman diskusi. Biasa banyak digunakan untuk memberitahukan tentang peraturan grup, info terbaru, ataupun kulgram (kuliah Telegram)
  • Antiflood, anti-spam, anti-sticker, dan lain-lain, dulu fitur ini hanya bisa dilakukan dengan bantuan bot. Namun sekarang sudah tersedia untuk admin group diantaranya dapat melakukan restricted terhadap anggota, membatasi hak anggota, tidak boleh mengirim pesan apapun, sticker, dan lain-lain.

#8 Unlimited Storage

Biasanya kebanyakan layanan cloud storage memberikan batas maksimum upload yang diberikan, namun hal ini tidak berlaku untuk Telegram.

Sampai saat ini tidak ada aturan yang menyebutkan mengenai batasan storage untuk penyimpanan file dan media, selain itu Telegram mendukung pengiriman file dengan ukuran besar yaitu maksimum 1,5 GB untuk satu file. Ini asli keren.

Saya sendiri lebih prefer untuk menyimpan file-file yang sering saya akses ke Telegram, dengan alasan praktis! Bisa dibuka dimana saja dan kapan saja.

Bahkan tak jarang banyak ditemukan channel-channel yang mengupload ratusan bahkan ribuan dokumen, musik ataupun film.

Sebenarnya masih banyak sekali fitur-fitur keunggulan Telegram diluar yang saya sebutkan dalam tulisan singkat ini diantaranya: instant view, login widget, telegra.ph, payment dan lainnya yang membuatnya unggul dari aplikasi-aplikasi messenger lainnya.

Jadi bagaimana, sudah tertarik menggunakan Telegram? yuk migrasi ajak teman, sahabat dan keluarganya untuk mencicipi keunggulan Telegram, aplikasi messenger open source dan kaya fitur.

Ada pertanyaan atau komentar?

Silahkan berkomentar dengan bijak.